SEKILAS INFO
  • 12 bulan yang lalu - Hadir dan Ikuti Shalat Idul Adha 1440 Hijriyah – Ahad, 11 Agustus 2019 di Masjid Nurul Falaah Desa Kedungpuji  |  Imam : H. Achmad Suripno – Khatib : Ustadz Saryono Abu Iqbal.
  • 12 bulan yang lalu - Hadir dan Ikuti Shalat Idul Adha 1440 H – Ahad, 11 Agustus 2019 pukul 06: 30 Wib – di Masjid Nurul Falaah Kedungpuji  |  Imam : H. Achmad Suripno – Khatib : Ustadz Saryono Abu Iqbal
WAKTU :

WAKTU SHALAT, Thursday, 6 08 2020 August 2020 >

IMSYAK 04:18
SUBUH 04:32
DZUHUR 11:42
ASHAR 15:03
MAGHRIB 17:33
ISYA 18:48
Diterbitkan :
Kategori : KEDUNGPUJI NEWS / NEWS UPDATE / PENDIDIKAN / SOSIAL BUDAYA
Komentar : 0 komentar

Dari liputan media tampaknya saat ini sedang marak peristiwa yang menunjukkan hilangnya budaya ilmu di kalangan bangsa kita. Belum lama berselang terjadi kasus penistaan terhadap sosok seorang ulama yang kharismatik. Sehingga memicu nada protes dari beberapa tokoh nasional.

Padahal menurut Wan Mohd Nor Wan Daud (Budaya Ilmu : Satu Penjelasan, 2007) bahwa budaya ilmu merupakan salah satu syarat terwujudnya kejayaan suatu bangsa. Melihat kecenderungan tersebut betapa mirisnya jika marwah bangsa kita melayang karena telah kehilangan budaya ilmu.

Menurut Khalif Muammar (Faktor Kegemilangan Tamadun Islam : Pengajaran Dari Masa Lalu dalam Jurnal Hadhari, 2009) bahwa budaya ilmu adalah budaya yang diwarnai oleh kebijaksanaan dalam berpikir dan bertindak.

Masih menurut guru besar di Institut Alam dan Tamadun Melayu (ATMA) Universitas Kebangsaan Malaysia tersebut ada lima ciri khas masyarakat yang memiliki budaya ilmu :

  1. Peranan besar ilmuwan dalam mencerdaskan dan mencerahkan masyarakat,
  2. Penghormatan terhadap otoritas,
  3. Segala persoalan dibahas dengan bijaksana dan dewasa,
  4. Pengangkatan seseorang pemimpin berdasarkan ilmu, dan akhlak,
  5. Terbuka pemikirannya dan maju cara berpikirnya,
  6. Memiliki kepribadian dan jati diri yang mantap.

Dalam catatan cendekiawan muslim terkemuka yang juga salah seorang murid dari Allahu yarham Fazlur Rahman tersebut bahwa terdapat tiga pihak yang sangat menentukan dalam usaha pembinaan budaya ilmu. Yakni para pemimpin politik, para pendidik dan para orang tua.

Dicontohkan misalnya di tingkat keluarga hendaknya para orang tua menyemai budaya ilmu di kalangan anak-anak dengan adanya perpustakaan di rumah. Lebih jauh dikatakan bahwa di sini isu pokoknya bukan masalah bahan bacaan tetapi sikap terhadap ilmu dan pembacaan “reflective”.

Semoga kerjasama yang baik antara ketiga komponen bangsa yang sangat strategis dalam pembinaan budaya ilmu tersebut bisa terus dijalin, sehingga kejayaan sebagai bangsa bisa kita jaga bersama-sama. Allohu Al-Musta’an.

Penulis: Bambang Purwanto

Ilustrasi Gambar : http://ahmadfarieds.blogspot.co.id

SebelumnyaAYO BERBAGI SesudahnyaPeringatan Isra' Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W, KH.M. Nasrullah: Jauhi Riba dan Tumbuhkan Wirausaha bagi Remaja Masjid.
Persiapan Hadapi New Normal, Masjid Nurul Falaah Gombong Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Donor Darah Persiapan Hadapi New Normal, Masjid Nurul Falaah Gombong Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Donor Darah
GOMBONG, (NurfalNews) – Sebagai upaya untuk mendukung kebijakan pemerintah menjelang diterapkannya tatanan hidup baru atau new normal. Masjid Nurul Falaah Desa Kedungpuji, Kecamatan Gombong Kebumen kini mulai berbenah. Salah satunya...
Masjid Nurul Falaah Gombong Tetap Akan Laksanakan Sholat Idul Fitri Masjid Nurul Falaah Gombong Tetap Akan Laksanakan Sholat Idul Fitri
GOMBONG, Kebumen24.com – Pemerintah Kabupaten Kebumen telah menghimbau kepada seluruh umat muslim untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri di rumah saat lebaran nanti. Meski begitu, pemerintah juga tidak melarangnya jika ada...
Semangat Sambut Romadhon Ditengah Pandemi Corona Semangat Sambut Romadhon Ditengah Pandemi Corona
GOMBONG, Kebumen24.com – Ramadhan 2020 atau 1441 Hijriah akan segera datang. Masyarakat Desa Kedung Puji Kecamatan Gombong melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan dan area Masjid guna menyambut bulan suci tersebut....
Waspada Corona, Masjid Nurul Falaah lakukan semprot Disinfectant. Waspada Corona, Masjid Nurul Falaah lakukan semprot Disinfectant.
GOMBONG (NurfalNews) – Beragam cara dilakukan untuk mencegah atau mengantisipasi penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Masjid Nurul Falaah desa Kedungpuji Kecamatan Gombong berkordinasi dengan Puskesmas Gombong I melakukan...
Cegah virus Corona, Masjid Nurul Falaah Kedungpuji Gelar Jumat Sehat Cegah virus Corona, Masjid Nurul Falaah Kedungpuji Gelar Jumat Sehat
KEBUMEN (NurfalNews) – Beragam cara dilaksanakan oleh Masjid Nurul Falaah Desa Kedungpuji Gombong untuk dapat berbagai dengan sesama. Salah satunya dengan menggelar program Jumat Sehat yang dilaksanakan setiap Hari Jumat...
Masjid Nurul Falaah Kedungpuji Gelar Sunatan Masal Masjid Nurul Falaah Kedungpuji Gelar Sunatan Masal
KEBUMEN (NurfalNews)-Masjid Nurul Falaah Desa Kedungpuji Gombong kerap kali melaksanakan berbagai kegiatan sosial. Mulai dari memerikan santunan, bersih lingkungan, pengajian hingga sunatan masal. Dibawah pimpinan Ketua Takmir Masjid Nurul Falaah...


TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.