SEKILAS INFO
  • 10 bulan yang lalu - Hadir dan Ikuti Shalat Idul Adha 1440 Hijriyah – Ahad, 11 Agustus 2019 di Masjid Nurul Falaah Desa Kedungpuji  |  Imam : H. Achmad Suripno – Khatib : Ustadz Saryono Abu Iqbal.
  • 10 bulan yang lalu - Hadir dan Ikuti Shalat Idul Adha 1440 H – Ahad, 11 Agustus 2019 pukul 06: 30 Wib – di Masjid Nurul Falaah Kedungpuji  |  Imam : H. Achmad Suripno – Khatib : Ustadz Saryono Abu Iqbal
WAKTU :

WAKTU SHALAT, Friday, 5 06 2020 June 2020 >

IMSYAK 04:18
SUBUH 04:32
DZUHUR 11:42
ASHAR 15:03
MAGHRIB 17:33
ISYA 18:48
Diterbitkan :
Kategori : KEDUNGPUJI NEWS / NEWS UPDATE / PENDIDIKAN / SOSIAL BUDAYA
Komentar : 0 komentar

“Iman yang menimbulkan politik, bukan politik yang diiman-imankan. Dari masjid menuju parlemen, bukan dari parlemen mencari suara ke dalam masjid, dan sesudah pemilihan umum tidak ke masjid-masjid lagi!”

Itulah antara lain yang dinyatakan oleh Buya Hamka (“Berjamaah Menjaga Risalah” dalam Panggilan Bersatu Membangunkan Umat Memajukan Bangsa, 2018). Dalam kaitan ini pantas dicermati catatan dari Lukman Hakim. Menurut jurnalis-aktifis tersebut (Jejak Perjuangan Para Tokoh Muslim Mengawal NKRI, 2018) dikatakan bahwa sesungguhnya sejak dahulu tidak pernah ada masalah antara Islam dengan kebangsaan. Kita dapat menjadi Muslim yang taat yang dengan riang gembira menyanyikan Indonesia Tanah Airku. Disinilah bisa dipahami betapa urgen bagi umat Islam bangsa Indonesia untuk melanjutkan peran sejarah para pemimpin dan politisi Muslim tempo dulu yang telah menerjemahkan nilai-nilai dalam shalat untuk mewujudkan kedaulatan umat.

Salah satu alasan mengapa umat Islam bangsa Indonesia saat ini hendaknya mau belajar dari para tokoh kemerdekaaan dinyatakan oleh Fuad Amsyari. Menurut Cendekiawan Muslim dari Unair-Surabaya tersebut (Islam Kaaffah Tantangan Sosial dan Aplikasinya di Indonesia, 1995) dikatakan bahwa kemelut setelah kemerdekaan menyangkut ideologi mana yang dijadikan acuan untuk mengisi kemerdekaan masih berlangsung hingga sekarang.

Gambaran tentang kehidupan Bangsa Indonesia sebelum merdeka yang sangat kental dengan warna Islam dinyatakan oleh Buya Hamka. Menurut ulama-pejuang tersebut (Kesepaduan Iman dan Amal Saleh, 2016) dikatakan bahwa setelah masuk penjajahan Barat ke Dunia Islam, musuh Islam mendapati perintah Islam itu telah mendarah daging kepada umat. Meskipun kehidupan duniawi mereka sedang mundur, tetapi perintah agama telah menjadi adat istiadat mereka. Budi agama telah menjadi perangai. Di mana-mana kelihatan kehidupan Islam.

Sangat tepat kesimpulan Douwes Dekker yang setelah menjadi Muslim dan menjadi anggota Partai Masyumi bernama Setya Budi. Seperti yang ditulis oleh Lukman Hakim (Jejak Perjuangan Para Tokoh Muslim, 2018) dikatakan bahwa dalam banyak hal, Islam merupakan nasionalisme di Indonesia, dan jika seandainya tidak ada faktor Islam di sini, sudah lama nasionalisme yang tulen hilang lenyap. Sekali lagi semoga di tengah umat Islam di tanah air sedang memperingati peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad Saw kiranya dapat dijadikan momentum untuk terus merefleksikan nilai-nilai shalat demi menjaga kedaulatan bangsa dan negara kita.

Penulis : Bambang Purwanto, S.Ag.

SebelumnyaBerbagi, Masjid Nurul Falaah Gelar Jumat Sehat SesudahnyaTiap bulan Ramadhan, Desa Kedungpuji jadi wisata ruhani.
Masjid Nurul Falaah Gombong Tetap Akan Laksanakan Sholat Idul Fitri Masjid Nurul Falaah Gombong Tetap Akan Laksanakan Sholat Idul Fitri
GOMBONG, Kebumen24.com – Pemerintah Kabupaten Kebumen telah menghimbau kepada seluruh umat muslim untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri di rumah saat lebaran nanti. Meski begitu, pemerintah juga tidak melarangnya jika ada...
Semangat Sambut Romadhon Ditengah Pandemi Corona Semangat Sambut Romadhon Ditengah Pandemi Corona
GOMBONG, Kebumen24.com – Ramadhan 2020 atau 1441 Hijriah akan segera datang. Masyarakat Desa Kedung Puji Kecamatan Gombong melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan dan area Masjid guna menyambut bulan suci tersebut....
Waspada Corona, Masjid Nurul Falaah lakukan semprot Disinfectant. Waspada Corona, Masjid Nurul Falaah lakukan semprot Disinfectant.
GOMBONG (NurfalNews) – Beragam cara dilakukan untuk mencegah atau mengantisipasi penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Masjid Nurul Falaah desa Kedungpuji Kecamatan Gombong berkordinasi dengan Puskesmas Gombong I melakukan...
Cegah virus Corona, Masjid Nurul Falaah Kedungpuji Gelar Jumat Sehat Cegah virus Corona, Masjid Nurul Falaah Kedungpuji Gelar Jumat Sehat
KEBUMEN (NurfalNews) – Beragam cara dilaksanakan oleh Masjid Nurul Falaah Desa Kedungpuji Gombong untuk dapat berbagai dengan sesama. Salah satunya dengan menggelar program Jumat Sehat yang dilaksanakan setiap Hari Jumat...
Masjid Nurul Falaah Kedungpuji Gelar Sunatan Masal Masjid Nurul Falaah Kedungpuji Gelar Sunatan Masal
KEBUMEN (NurfalNews)-Masjid Nurul Falaah Desa Kedungpuji Gombong kerap kali melaksanakan berbagai kegiatan sosial. Mulai dari memerikan santunan, bersih lingkungan, pengajian hingga sunatan masal. Dibawah pimpinan Ketua Takmir Masjid Nurul Falaah...
Perayaan Idul Adha, Jamaah Masjid Nurul Falaah sembelih 36 ekor kambing dan 3 ekor sapi. Perayaan Idul Adha, Jamaah Masjid Nurul Falaah sembelih 36 ekor kambing dan 3 ekor sapi.
GOMBONG (NurfalNews) – Ummat Muslim Desa Kedungpuji Kecamatan Gombong yang merupakan Jamaah Masjid Nurul Falaah menyembelih hewan kurban sejumlah 36 ekor kambing dan 3 ekor sapi dalam rangka perayaan Hari...


TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.